kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

inDrive Pertahankan Posisi, Pengguna di Indonesia Tumbuh Dua Digit Sepanjang 2026


Senin, 13 April 2026 / 17:38 WIB
inDrive Pertahankan Posisi, Pengguna di Indonesia Tumbuh Dua Digit Sepanjang 2026
ILUSTRASI. inDrive Pertahankan Posisi Sebagai Aplikasi Ride-Hailing Kedua yang Paling Banyak Diunduh di Dunia (Dok/inDrive)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah ketatnya persaingan industri transportasi digital, inDrive tetap mempertahankan posisinya sebagai aplikasi ride-hailing dengan unduhan terbanyak kedua di dunia selama empat tahun berturut-turut, berdasarkan laporan Sensor Tower.

Kinerja di pasar domestik pun menunjukkan tren positif. Sepanjang 2026, jumlah pengguna inDrive di Indonesia tumbuh dua digit dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang transparan dan fleksibel.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan layanan. 

Baca Juga: inDrive Perkuat Basis Mitra di Indonesia Timur lewat Driver Lounge Pertama di Manado

"Pencapaian ini menjadi bukti kepercayaan pengguna terhadap inDrive, termasuk di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang adil dan transparan, sekaligus memberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi pengguna dan mitra pengemudi, sesuai dengan kebutuhan pasar lokal," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/4/2026).

Dalam kategori travel global, inDrive juga naik ke posisi keempat sebagai aplikasi paling banyak diunduh, dari sebelumnya peringkat kelima. Hal ini memperkuat posisi perusahaan di tengah ekspansi agresif pemain ride-hailing, terutama di pasar berkembang seperti Indonesia.

Secara global, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 400 juta kali dan hadir di lebih dari 1.000 kota di 48 negara. Model harga berbasis negosiasi langsung antara pengemudi dan penumpang menjadi salah satu keunggulan utama, yang memberikan fleksibilitas bagi kedua belah pihak.

Sepanjang 2025, inDrive terus memperluas ekosistem layanannya dengan menghadirkan berbagai fitur tambahan, mulai dari transportasi antar kota, layanan kurir, pengantaran bahan pokok, hingga layanan keuangan. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan menuju super app.

Baca Juga: inDrive Luncurkan inDrive Ads, Tambah Sumber Pendapatan Non-Komisi

Di sisi teknologi, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan analitik lanjutan turut mendukung peningkatan pengalaman pengguna, mulai dari estimasi waktu perjalanan yang lebih akurat hingga layanan yang semakin personal.

Laporan Sensor Tower juga menunjukkan tren super app menjadi pendorong utama pertumbuhan industri ride-hailing, khususnya di pasar berkembang. Sejalan dengan tren tersebut, inDrive terus memperkuat posisinya di Indonesia dengan menghadirkan solusi mobilitas yang fleksibel sekaligus menjaga keseimbangan antara kebutuhan pengguna dan kesejahteraan mitra pengemudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×