kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Industri alat berat minta impor dikontrol


Kamis, 15 Oktober 2015 / 13:39 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Para pengusaha alat berat yang tergabung dalam Asosiasi Industri Alat Besar Indonesia (Hinabi) meminta pemerintah untuk mengontrol impor alat berat. Mereka meminta agar alat berat yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri dilarang impornya.

Jamalludin, Ketua Hinabi mengatakan, permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Hinabi saat bertemu dengan Presiden Jokowi Kamis (15/10). "Kami harap ada aturan tegas, larang kalau dalam negeri sudah produksi," katanya.

Jamalludin mengatakan, kalau larangan itu dilakukan, pengusaha alat berat di dalam negeri yakin akan mampu memenuhi permintaan alat berat di dalam negeri. Keyakinan ini didasarkan kepada kapasitas produksi alat berat di dalam negeri yang per tahunnya sudah mencapai 10.000 unit per tahun.

Selain itu, keyakinan juga didasarkan kepada kualitas produk alat berat dalam negeri yang sudah bagus. "Bukti kualitas itu bisa dilihat dari ekspor alat berat kami, dari 10.000, 20% antaranya kami ekspor," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×