kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Industri Hotel Pulih, Red Planet Indonesia (PSKT) Mengincar Kenaikan Pendapatan 10%


Minggu, 02 Juli 2023 / 17:30 WIB
Industri Hotel Pulih, Red Planet Indonesia (PSKT) Mengincar Kenaikan Pendapatan 10%
ILUSTRASI. Red Planet Indonesia (PSKT) memproyeksikan kinerja pendapatan di tahun ini akan meningkat.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) memproyeksikan kinerja pendapatan di tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan Indonesia yang sudah memasuki masa endemi sehingga prospek industri perhotelan pun akan ikut membaik. 

Sekretaris Perusahaan PSKT Seandy Adrianto Khusen menyatakan bahwa pihaknya menargetkan target pertumbuhan pendapatan sekitar 10% dari realisasi tahun 2022. Meski belum memproyeksikan laba, PSKT berharap akan ada penurunan rugi bersih sejalan dengan kenaikan pendapatan yang diraih pada tahun ini. 

“Dalam pembuatan bujet tahun 2023, kami sudah mengasumsikan bahwa kita memasuki masa endemi di tahun ini yang mengakibatkan prospek industri perhotelan akan membaik, sehingga kami mempunyai target pertumbuhan pendapatan tahun 2023 sekitar 10%,” ungkap Seandy, saat dihubungi Kontan.co.id, pekan ini. 

Baca Juga: Rebranding, Red Planet (PSKT) Ubah Merek Red Planet Hotels Jadi Monoloog Hotel

Sekadar gambaran, PSKT baru saja mengubah portofolio hotel dari Red Planet Hotels menjadi Monolog Hotel. Menurut Seandy, rebranding yang dilakukan dilatarbelakangi oleh keinginan PSKT untuk memberikan citra baru kepada publik.

Di samping itu, perusahaan juga ingin memberikan kesan simple dan comfort dan meminimalkan dampak lingkungan melalui praktik dan inisiatif ramah lingkungan, dengan tetap memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik.

Merujuk laporan keuangan Red Planet, pendapatan PSKT terpantau stabil di angka Rp 13 miliar per kuartal I-2023. Sedangkan dari sisi bottom line, rugi bersih Red Planet tercatat sebesar Rp 2,82 miliar. 

Baca Juga: Menakar Prospek Emiten Perhotelan Menyambut Ramadan dan Lebaran 2023

“Seperti siklus bisnis hotel pada umumnya, kuartal I adalah periode low season, terlebih lagi kita memasuki bulan puasa Ramadan di dalam 10 hari terakhir kuartal I tahun ini,” tambah dia. 

Nah, Seandy memproyeksikan kondisi low season di kuartal I ini akan membaik di kuartal-kuartal berikutnya, terutama di kuartal III dan IV.

“Sebagai gambaran, tingkat hunian Red Planet sejak awal tahun hingga Mei 2023 adalah 60%. Angka ini sudah meningkat dibandingkan tingkat hunian April 2023 yang adalah 56%,” kata Seandy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×