kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Industri mamin bersiap hadapi bulan puasa


Senin, 17 April 2017 / 05:35 WIB
Industri mamin bersiap hadapi bulan puasa


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yudho Winarto

Ditambah trade promo dengan pihak retailer, segala cara dilakukan produsen untuk menggenjot penjualannya. “Sebab Ramadan ibarat waktu panen sehingga produsen akan banyak mengeluarkan program untuk mendorong tingkat penjualan produknya,” sebut Trijono.

Agenda promo umumnya dilakukan menjelang dan selama bulan ramadan. Waktunya sekitar 1-2 bulan. Trijono mengatakan kalau lebih pendek sangat tidak efektif dari segi biaya.

Ketua Asrim yang juga menjabat sebagai Public Affairs and Communication Director PT Coca Cola Company Indonesia ini mengatakan, secara volume penjualan, Ramadan biasa berkontribusi seitar 30-40 % dari total penjualan minuman ringan dalam setahun.

Sedangkan soal produksi, Trijono sepakat bahwa produsen akan meningkatkan jumlah volume produknya. “Produsen akan mencocokkan dengan kemampuan produksi pabrik mereka, varian dari produk mereka dan juga factor-faktor lain seperti masa distribusi,” sebutnya.

Distrubusi sementara ini dipandang cukup baik. Trijono menekankan bahwa produsen khawatir dengan kebijakan pemerintah untuk pembatasan pergerakan truk pada saat mendekati lebaran. “Karena akan berdampak pada fleksibilitas pilihan distribusi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×