kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.868   -67,00   -0,37%
  • IDX 5.858   -37,68   -0,64%
  • KOMPAS100 759   -4,99   -0,65%
  • LQ45 579   -5,22   -0,89%
  • ISSI 203   0,15   0,07%
  • IDX30 328   -3,07   -0,93%
  • IDXHIDIV20 403   -4,27   -1,05%
  • IDX80 86   -0,58   -0,67%
  • IDXV30 109   -0,59   -0,54%
  • IDXQ30 106   -1,15   -1,08%

Industri mamin bersiap hadapi bulan puasa


Senin, 17 April 2017 / 05:35 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yudho Winarto

Ditambah trade promo dengan pihak retailer, segala cara dilakukan produsen untuk menggenjot penjualannya. “Sebab Ramadan ibarat waktu panen sehingga produsen akan banyak mengeluarkan program untuk mendorong tingkat penjualan produknya,” sebut Trijono.

Agenda promo umumnya dilakukan menjelang dan selama bulan ramadan. Waktunya sekitar 1-2 bulan. Trijono mengatakan kalau lebih pendek sangat tidak efektif dari segi biaya.

Ketua Asrim yang juga menjabat sebagai Public Affairs and Communication Director PT Coca Cola Company Indonesia ini mengatakan, secara volume penjualan, Ramadan biasa berkontribusi seitar 30-40 % dari total penjualan minuman ringan dalam setahun.

Sedangkan soal produksi, Trijono sepakat bahwa produsen akan meningkatkan jumlah volume produknya. “Produsen akan mencocokkan dengan kemampuan produksi pabrik mereka, varian dari produk mereka dan juga factor-faktor lain seperti masa distribusi,” sebutnya.

Distrubusi sementara ini dipandang cukup baik. Trijono menekankan bahwa produsen khawatir dengan kebijakan pemerintah untuk pembatasan pergerakan truk pada saat mendekati lebaran. “Karena akan berdampak pada fleksibilitas pilihan distribusi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×