kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Industri mebel lega SVLK ditunda setahun


Jumat, 24 Januari 2014 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa terkoreksi hanya dalam jangka pendek saja.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pengusaha mebel dalam negeri, terutama skala kecil dan menengah (UKM), bisa cukup tenang melanjutkan usaha. Pasalnya, penerapan Seritifikat Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK) ditunda selama setahun.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Amkri) Abdul Sobur bilang, bila aturan SVLK dipaksakan berlaku mulai tahun ini, ekspor mebel bakal anjlok.

Pasalnya, dari sekitar lima ribu eksportir mebel dan kerajinan di dalam negeri, baru sekitar 600 di antaranya yang sudah mengantongi SVLK. "Sehingga kalau dihitung-hitung, bisa terjadi penurunan ekspor mebel dan kerajinan sebesar 50% sampai 60%," kata dia.

Masih banyaknya perusahaan yang belum punya sertifikar SVLK ini, menurut Sobur, disebabkan oleh biaya pembuatan yang cukup tinggi. "Mencapai Rp 40 juta per perusahaan sehingga sangat berat bagi skala UKM," ujarnya.

Mendatang, ia bilang, akan terus mengevaluasi aturan ini. Bila masih sulit diimplementasi, bukan tak mungkin pihak asosiasi akan mengajukan perpanjangan waktu lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×