kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.024   -25,00   -0,15%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Infografik: Holding BUMN untuk caplok Freeport


Kamis, 09 November 2017 / 13:57 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah segera berencana mencaplok divestasi saham PT Freeport Indonesia sampai 51% saham. Caranya adalah dengan membentuk holding BUMN tambang yang terdiri dari PT Bukit Asam Tbk, PT Antam Tbk, PT Timah Tbk. Adapun yang akan menjadi induk usaha ketiga emiten itu adalah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Nantinya seluruh saham pemerintah yang ada di ketiga emiten itu akan dilakukan inbreng ke dalam Inalum. Sementara Inalum akan disuntik penambahan modal negara (Inalum). Rencana pembentukan holding BUMN tambang itu akan dilakukan pada 29 November 2017 dengan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB).

Pembentukan holding ini sangat penting bagi pemerintah karena dianggap bisa membuat kekuatan keuangan holding BUMN tambang menjadi kuat untuk membeli divestasi saham Freeport. Maklum, harga divestasi saham Freeport sangat mahal.

Dalam hitungan Freeport harga 41,36% sisa divestasi bisa mencapai Rp 107 triliun. Sementara hitungan pemerintah sekitar Rp 44,67 triliun. Saat ini pemerintah baru menggenggam 9,64% saham Freeport sejak adanya divestasi pertama kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×