kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini dia dua jagoan Chrysler di Indonesia


Jumat, 08 Februari 2013 / 10:14 WIB
ILUSTRASI. Bank Rakyat Indonesia (BRI). Saham perbankan kompak menguat, Sucor Sekuritas rekomendasikan saham BMRI dan BBRI. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Garasindo Inter Global selaku pemegang merek Chrysler di Indonesia optimistis melihat pasar otomotif tahun 2013 ini. Untuk menggarap pasar Indonesia itu, produsen mobil asal Amerika Serikat (AS) menjagokan Jeep Wrangler dan Dodge Journey.

"Tulang punggung kami tahun ini tetap Jeep Wrangler dan Dodgje Journey," kata Rieva Muchsin, Chief Marketing Officer PT Garasindo Inter Global (Chrysler Indonesia) di Jakarta, Kamis (7/2).

Rieva mengatakan, Jeep Wrangler pada tahun 2012 lalu menjadi produk yang memberikan kontribusi penjualan terbesar bagi Chrysler, yakni sebesar 80%.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada tahun 2012, Chrysler mencatat penjualan 485 unit dengan market share sebesar 0,04%. Jeep Wrangler laris 368 unit dan Dodge Journey laris 71 unit sepanjang tahun 2012.

Bukan tanpa alasan Jeep Wrangler dan Dodge Journey menjadi jagoan Chrysler. Sebab, Kamis kemarin (7/2), Chrysler Indonesia meluncurkan New Jeep Wrangler dan Dodge Journey terbaru versi 2013.

Berbagai perubahan dari sisi interior, eksterior maupun warna menjadi hal yang terlihat dari versi terbaru mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) premium tersebut. "Kami menargetkan penjualan naik 30%," tandas Rieva.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×