kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Ini fokus bisnis Jasnita Telekomindo (JAST) hingga akhir tahun


Selasa, 27 Oktober 2020 / 16:52 WIB
ILUSTRASI. Jasnita Telekomindo (JAST)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

Selain itu, lini bisnis JAST lainnya, yaitu Call Center juga cukup memperlihatkan kinerja yang baik. Sejak Januari hingga Oktober 2020, terdapat beberapa customer yang menggunakan jasa Call Center JAST, antara lain BPJS Ketenagakerjaan, Bank Mandiri, Kalbe, Deloitte, SDPPI Kominfo, PT Arah Environment, PPI Kominfo, Bakti Kominfo, Dirjen HKI, Ombudsman RI, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang & Jasa, Adira Finance, Badan Pengelola Sawit Kemenkeu, dan lain-lain.

JAST juga meluncurkan layanan untuk membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, contohnya dengan penggunaan robo call serta video conference Jasmeet yang merupakan diversifikasi produk E-Locket dari Kominfo.

Saat ini JAST juga sedang meriset layanan E-Health untuk digunakan layanan kesehatan secara online agar masyarakat dapat mencegah dan mendeteksi gejalagejala klinis. Diharapkan, masyarakat dapat melakukan pencegahan sedari awal sehingga tidak sampai timbul masalah kesehatan yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Ke depanya JAST akan terus mendevelop layanan dengan penambahan fitur baru, yang dari hanya paltform di tambah dari voice, video, Whatsapp busness. JAST juga melayani perusahaan yang menggunakan JASTmeet.

Yentoro mengatakan, JAST akan serius untuk mengembangkan segmen smart city solution. Pihaknya sudah mempunyai tim programmer yang sedang mendevelop beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk layanan smart city yang akan dilaunching tahun depan, dan aplikasi ini dalam tahap development. "Kota yang sedang menggunakan penjajakan baru kota Pekanbaru, kita sedang lakukan diskusi, mudah-mudahan tahun depan bisa selesai dan mulai digunakan," katanya.

Ia mengharapkan di tahun depan outlook bisnisnnya akan postif, dan layanannya semakin bervariasi. Karena pihaknya melihat, meski ditengah pandemi telekomunikasi masih menopang dan sangat dibutuhkan. "Mudah-mudahan kami bisa mencari terbosoan-terobosan sehingga memberikan layanan berguna bagi klien-klien kami," pungkas Yentoro.

Selanjutnya: Intip strategi Jasnita Telekomindo (JAST) pertahankan kinerja positif saat pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×