kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.760   51,00   0,29%
  • IDX 6.523   5,30   0,08%
  • KOMPAS100 850   2,19   0,26%
  • LQ45 644   2,33   0,36%
  • ISSI 228   -0,64   -0,28%
  • IDX30 361   1,67   0,47%
  • IDXHIDIV20 442   3,13   0,71%
  • IDX80 97   0,24   0,25%
  • IDXV30 123   1,14   0,94%
  • IDXQ30 115   0,67   0,59%

Ini Kata Gapki Soal Rencana Pembukaan 600.000 Hektare Lahan Sawit Baru


Jumat, 14 November 2025 / 14:16 WIB
Ini Kata Gapki Soal Rencana Pembukaan 600.000 Hektare Lahan Sawit Baru
ILUSTRASI. Indonesia tengah merencanakan pembukaan lahan baru seluas 600.000 hektare (ha) untuk perkebunan kelapa sawit.


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia tengah merencanakan pembukaan lahan baru seluas 600.000 hektare (ha) untuk perkebunan kelapa sawit. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono mencermati, pembukaan lahan baru sebaiknya dilakukan di area yang sudah terdegradasi.

Ia memandang, pembukaan lahan di area baru sebaiknya pemanfaatannya khusus untuk konsumsi dalam negeri. "Selain itu, yang mengembangkan (lahan) adalah BUMN,"  kata Eddy kepada Kontan, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga: Kejar Produksi 100 Juta Ton CPO, 600.000 Ha Lahan Sawit Baru Dibuka Mulai 2026

Di tengah stagnansi produktivitas, lanjutnya, solusi yang pertama dilakukan sebaiknya intensifikasi.

"Hal ini bisa dilakukan dengan peremajaan sawit, utamanya Peremajaan Sawit Rakyat (PRS)," ujar Eddy.

Sebelumnya, Plt. Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Abdul Roni menyebutkan, langkah ini diupayakan pemerintah guna meningkatkan produksi minyak sawit.

Peningkatan produksi minyak sawit ini ditujukan untuk memenuhi perkiraan peningkatan permintaan pangan dan swasembada energi.

 Roni bilang, rencana ini diperkirakan akan dilaksanakan selama empat tahun ke depan dan akan mencakup 400.000 ha perkebunan "plasma" untuk petani kecil. Kategori ini biasanya melibatkan petani kecil yang bekerja sama dengan perusahaan mitra.

Pemerintah juga berencana menawarkan 200.000 ha perkebunan awal kepada perusahaan negara, PalmCo. Akan tetapi, ia mengatakan, perusahaan swasta dipersilakan untuk berpartisipasi.

Baca Juga: Indonesia Akan Buka 600.000 Hektare Lahan Sawit Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×