kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

Ini penjelasan Waskita terkait kecelakaan kerja proyek Tol Becakayu


Selasa, 20 Februari 2018 / 11:42 WIB
Ini penjelasan Waskita terkait kecelakaan kerja proyek Tol Becakayu
Kondisi tiang girder yang rubuh di proyek jalan tol Becakayu.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Insiden kecelakaan kerja peembangunan proyek infrastruktur kembali melibatkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Proyek yang digarap perusahaan konstruksi pelat merah ini yaitu tol Becasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) mengamali kecelakaan yang menelan korban jiwa.

Manajemen Waskita Karya menjelaskan, insiden kecelakaan itu terjadi pada Selasa (20/2) pukul 03.00 WIB. Bekisting pier head proyek tol Becakayu itu ambruk. "Kami ingin meluruskan pemberitaan bahwa bukan tiang pancang/tiang penyangga yang jatuh namun bekisting pier head,"kata Dono Pranoto, Kepala Divisi III Waskita Karya dalam keterangan resminya, Selasa (20/2).

Menurut Dono, kecelakaan terjadi pada saat dilakukan pengecoran pier head dengan kondisi beton masih basah dan bekisting merosot sehingga jatuh. Waskita juga telah berkoordinasi dengan aparat dan pihak yang berwajib untuk menangani masalah ini.

Dono menambahkan, saat ini sedang dilakukan investigasi secara internal maupun oleh kepolisian untuk mendapatkan data dan informasi mengenai peristiwa tersebut dan diharapkan hasilnya sudah keluar dalam waktu 1x24 jam.

Atas kejadian ini, Waskita telah mengevakuasi tujuh korban luka dan sudah dilakukan penanganan di RS UKI. “Pihak manajemen sangat menyesal atas kejadian ini dan untuk penanganan terhadap korban telah dilakukan.” Jelas Dono.

Dina

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×