kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini pesan MS Hidayat untuk Presiden mendatang


Rabu, 09 Juli 2014 / 11:13 WIB
ILUSTRASI. Fitur baru WhatsApp yang segera dirilis.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan bahwa siapapun presiden yang terpilih, yang dibutuhkan investor adalah stabilitas politik.

Hidayat mengatakan investor pada prinsipnya tidak ingin ada instabilitas, dan menginginkan kepastian kondisi politik. "Saya kira kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden ini sudah dipelajari betul visi dan misi ekonominya," ujar Hidayat yang ditemui usai memberikan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) No 008, yang berlokasi di Yayasan Triguna Jl. Hang Lekiu III/7 Kebayoran Baru, Rabu (9/7).

Ia menekankan betul pentingnya stabilitas politik pasca penghitungan suara dan pengumuman resmi pemenang pemilu presiden. "Kalau dari hasil quick count yang menang itu beda 1%-2%, padahal margin eror sampel itu 2-3%, pasti tidak ada yang mengaku kalah. Kita jadi harus tunggu 1-2 bulan sampai KPU tetapkan secara resmi. Itu yang investor tidak suka, karena ada ketidakpastian," ujar Hidayat.

Ia mengatakan bahwa ke depan pemerintahan baru harus mengkawal investor dari beberapa sektor untuk merealisasikan investasinya di Indonesia. Sektor-sektor tersebut antara lain di sektor baja, petrokimia, smelter, dan otomotif.

"Industri baja itu mutlak harus diselesaikan karena itu adalah induk segala industri. Petrokimia juga akan kedatangan beberapa investor dari Thailand, Korea. Juga industri smelter agar bisa berikan value added. Otomotif agar kita bisa jadi basis produksi di Asean, mengalahkan Thailand," ujar Hidayat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×