kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Ini Program REI Mengantisipasi Bencana Banjir


Minggu, 25 Januari 2026 / 20:24 WIB
Ini Program REI Mengantisipasi Bencana Banjir
ILUSTRASI. Ketua Umum DPP Realestate Indonesia, Joko Suranto. (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realestat Indonesia (REI) terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir yang menjadi tantangan utama di perkotaan. Asosiasi yang menaungi pengembang properti ini menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Salah satu yang terus didorong REI adalah Program Sejuta Pohon.  Menurut Ketua Umum REI, Joko Suranto, akar pohon dapat menahan dan menyimpan air, sementara daunnya membantu menyerap zat beracun sehingga menciptakan udara bersih.

Penanaman perdana pada 2026 dilaksanakan di Perumahan Buana Tamansari Raya, Karawang, pada 23 Januari 2025, dengan 5.000 bibit pohon mahoni, jambu, mangga, dan tabebuya. Bibit juga dibagikan kepada warga untuk ditanam di rumah masing-masing.

Baca Juga: REI: Moratorium Izin Perumahan Jabar Perlu Mitigasi yang Jelas

Joko menekankan pentingnya desain perumahan yang memperhatikan drainase agar terhindar dari banjir, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. “Proyek perumahan yang dikelola REI sudah menunjukkan hasil nyata dari penanaman pohon ini,” ujar Joko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/1/2026).

Senior Manajer Buana Tamansari Raya, Rohmat Sapaneja, menjelaskan keamanan kawasan tercapai melalui 40% ruang terbuka hijau, pohon besar sebagai resapan air, drainase, dan danau buatan seluas 4.000 meter persegi untuk menampung air hujan dan limbah rumah tangga.

Pengembangan hunian seluas 29 hektare ini dibangun dalam dua tahap. Tahap 1 seluas 13 hektare dengan 626 unit rumah sudah habis terjual, sementara tahap 2 seluas 16 hektare dari 2.872 unit rumah, saat ini baru terjual 267 unit, dengan harga mulai Rp400 jutaan hingga Rp1,3 miliar per unit.

Sementara itu, Ketua RT 61 Perumahan Buana Tamansari Raya, Nurjaman, mengaku bahwa lingkungan mereka yang tetap aman dari banjir meski beberapa wilayah Karawang terdampak.

Selanjutnya: Pertamina International Shipping (PIS) Angkut 170 Miliar Liter Energi Sepanjang 2025

Menarik Dibaca: 5 Manfaat Rutin Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×