kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.897   15,00   0,08%
  • IDX 6.307   -67,23   -1,05%
  • KOMPAS100 824   -11,63   -1,39%
  • LQ45 626   -7,55   -1,19%
  • ISSI 218   -2,13   -0,97%
  • IDX30 350   -4,22   -1,19%
  • IDXHIDIV20 426   -3,51   -0,82%
  • IDX80 94   -1,28   -1,34%
  • IDXV30 118   -0,88   -0,75%
  • IDXQ30 111   -1,14   -1,02%

Investasi sektor otomotif dipatok US$ 4 miliar


Selasa, 25 Februari 2014 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Salah satu cara yang bisa dilakukan korban saat mengalami KDRT adalah dengan meminta bantuan dan perlindungan dari pihak berwenang.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Investasi di sektor otomotif dan komponennya ditargetkan pemerintah mampu menembus US$ 4 miliar tahun ini. Target itu naik 8,1% jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebesar US$ 3,7 miliar.

Menteri Perindustrian MS Hidayat bilang, pasar otomotif yang rata-rata tumbuh di kisaran 9% saban tahun menjadi faktor pendorongnya. "Tahun ini didorong dari lanjutan ekspansi maupun investasi baru," kata dia, Selasa (25/2).

Salah satu rencana investasi terbaru datang dari Volkswagen, yang berencana membuat pabrik perakitan di dalam negeri.

Dia bilang, Volkswagen berkomitmen merealisasikan rencana tahun ini dengan menggandeng Grup Salim. Mereka juga sudah melakukan riset pasar termasuk memperhitungkan beberapa kompetitor mereka.

"Tapi saya belum bisa beritahukan detailnya," kata Hidayat. Rencana Volkswagen sendiri disebutnya terbilang berani. Mengingat lebih dari 90% pasar mobil di dalam negeri dikuasai oleh merek-merek Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×