kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Investasi Sektor Teknologi Informasi Terganjal Bea Masuk


Minggu, 02 Mei 2010 / 19:17 WIB


Reporter: Herlina KD

JAKARTA. Meski potensinya cukup bagus, investasi di sektor teknologi informasi dan komunikasi masih menghadapi sejumlah hambatan. Salah satunya adalah penetapan bea masuk untuk komponen telekomunikasi sebesar 5%-10%.

Padahal, impor produk telekomunikasi sudah tidak dikenakan bea masuk. Kebijakan ini membuat produsen seluler lebih memilih menjadi importir ketimbang harus menanamkan investasinya.

Karena itulah Kadin akan mengusulkan perbaikan aturan. "Kami akan mengajukan usulan ini melalui Menteri Komunikasi dan Informatika," kata Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri Bidang Pendanaan dan Prasarana Investasi Rakhmat Junaidi.

Selain mengusulkan perubahan aturan soal bea masuk, Kadin juga berharap pemerintah memberikan insentif kepada pelaku bisnis di sektor ini. Dengan demikian, investasi komunikasi bisa terus tumbuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×