kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Investor China bangun pabrik semen di Papua Barat


Senin, 20 Februari 2012 / 21:05 WIB
Investor China bangun pabrik semen di Papua Barat
ILUSTRASI. Harga emas Antam turun lagi


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Investor asal China mengincar investasi di wilayah timur Indonesia. Saat ini, investor China yang bernaung di PT State Development and Investment Corporation (SDIC) berniat membangun tiga proyek sekaligus, yakni pabrik semen, pelabuhan, dan pembangkit listrik di Manokwari, Papua Barat.

Deputi Perencanaan Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Tamba P. Hutapea mengatakan, ibukota Papua Barat itu memang belum memiliki pabrik semen. Dia berharap rencana SIDP China senilai Rp 3,2 triliun itu bisa terealisasi sehingga bisa menyerap sekitar 1.100 tenaga terja dari penduduk lokal.

Pabrik semen tersebut direncanakan melakukan ground breaking di Manokwari paling lambat pada semester kedua. Nantinya, pabrik ini ditargetkan menghasilkan 3 juta ton semen per tahun. “Tahap pertama sebesar 1,5 juta ton,” katanya, Senin (20/2).

Tamba mengatakan, investor China itu juga akan membangun pembangkit listrik dan pelabuhan yang terintergrasi. Untuk merealisasikan pembangunan ini, SDIC membutuhkan 56 hektare lahan yang terdiri dari 28 hektare untuk pabrik semen, 12 hektare untuk pembangkit listrik, dan sisanya 16 hektare untuk membangun pelabuhan. “Itu sudah difasilitasi pemerintah provinsi Papua Barat,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×