kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IPO anak usaha Pertamina bisa cegah masuknya mafia migas?


Senin, 22 Juni 2020 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A view of state-owned oil giant Pertamina's refinery unit IV in Cilacap, Central Java, Indonesia January 13, 2016. Picture taken January 13, 2016. REUTERS/Darren Whiteside/File Photo


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Lantas, Fahmy bilang, jika terjadi overvalue harga saham perdana, maka akan menimbulkan sentimen negatif bagi harga saham yang dapat memperburuk harga saham anak usaha subholding Pertamina di masa mendatang.

Sebagai informasi, Menteri BUMN Erick Tohir telah menargetkan Pertamina untuk membawa anak usahanya ke lantai bursa dalam dua tahun mendatang.

Baca Juga: Pertamina merealisasikan program BBM Satu Harga di Pulau Maya, Kalimantan Barat

Dalam berita sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengaku, pihaknya membuka peluang untuk melakukan IPO pada anak usaha Pertamina yang tergabung dalam subholding hulu atau upstream.

Sayangnya, ia belum bisa menjelaskan secara detail rencana tersebut, termasuk nama anak usaha Pertamina yang dimaksud. Yang pasti, rencana IPO anak usaha Pertamina tersebut masih dalam kajian secara internal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×