kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.911   41,00   0,23%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Jalan di Jakarta akan diperbaiki dengan metode ini


Jumat, 16 Januari 2015 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Tak hanya Indonesia, airasia superapp juga membagikan rekomendasi lokasi snorkeling menarik di asia tenggara


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan menggunakan metode daur ulang (recycling) pada program perbaikan jalan di Jakarta pada tahun ini. Dengan metode tersebut, kondisi jalan dijamin tidak akan cepat rusak.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Bina Marga Suko Wibowo menjelaskan, metode daur ulang adalah metode perbaikan jalan yang dilakukan dengan cara membongkar jalan sampai lapisan terbawah (sub base). Lapisan paling bawah nantinya akan dilapisi dengan semen, setelah itu baru kemudian dilapisi lagi dengan material aspal di atasnya.

"Kita perbaiki sampai dengan kontruksi di bawah, sambil di atasnya diupgrade. Jadi jalan existing yang ada kita garuk semuanya kita tambah semen, kita padatkan. Pondasinya kita perbaiki ditambah lapis nanti 7 sentimeter," kata Suko saat dihubungi, Jumat (16/1).

Menurut Suko, beberapa ruas jalan yang akan didaur ulang pada tahun ini, diantaranya Jalan Rasuna Said, Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, dan Jalan Caringin. Adapun anggaran yang disediakan adalah sekitar Rp 60 miliar.

"Pokoknya targetnya di 2015. Jadi kegiatan ini masuk dalam kegiatan pemeliharaan dan peningkatan jalan. Jalan-jalan yang rusak dan bergelombang, itu yang akan kita recycling," papar Suko.

Sementara itu, mengenai pernyataan Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi yang mengatakan, selama ini instansi yang membawahi wewenang perbaikan jalan di Jakarta hanya melakukan tambal sulam, Suko menyatakan bahwa hal tersebut merupakan program perbaikan yang sifatnya sementara.

"Kalau penanganan sementara kan sifatnya sementara aja, yang penting jalannya enggak sliding, enggak berlubang. Itu memang tidak tahan lama," ujar Suko. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×