kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   32,00   0,19%
  • IDX 7.103   -81,28   -1,13%
  • KOMPAS100 982   -10,72   -1,08%
  • LQ45 720   -6,84   -0,94%
  • ISSI 254   -3,03   -1,18%
  • IDX30 391   -2,66   -0,68%
  • IDXHIDIV20 485   -2,06   -0,42%
  • IDX80 111   -1,06   -0,95%
  • IDXV30 135   -0,03   -0,02%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,71%

Japfa harap aturan harga beri dampak baik


Selasa, 09 Januari 2018 / 19:26 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Kementerian Perdagangan (Kemdag) mengatur harga ayam dan telur membuat industri berharap agar tak mengganggu iklim investasi.

Salah satu emiten peternakan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk berharap aturan tersebut berdampak baik bagi kelayakan usaha. Hal tersebut mengingat sepanjang tahun 2017 bisnis usaha perunggasan memiliki pasang surut.

"Harapannya kebijakan tersebut dapat berdampak baik terutama bagi kelayakan usaha peternak dan konsumen," ujar Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. kepada Kontan.co.id, Selasa (9/1).

Belum jelasnya penerapan kebijakan aturan bagi harga daging ayam dan telur membuat industri perunggasan perlu menakar dampaknya bagi industri. Namun, hingga saat ini emiten berkode saham JPFA itu belum dapat melihat dampak bagi pasti terhadap bisnis.

Asal tahu saja tahun 2017 industri perunggasan mengalami tekanan akibat kebijakan pemerintah. Harga jagung sebagai bahan baku pakan unggas yang tinggi akibat larangan impor membuat beban biaya menjadi tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×