kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Jawa butuh tambahan listrik 5.000 Mw per tahun


Rabu, 05 Maret 2014 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Harga Emas Hari Ini (Sabtu, 15 Oktober 2022) Antam dan UBS di Pegadaian. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, telah memprediksi akan terjadi krisis listrik dalam empat tahun mendatang. Hal ini diakibatkan kebutuhan listrik yang meningkat.

Untuk mengantisipasi krisis tersebut Menteri ESDM Jero Wacik mengaku telah mempunyai solusinya. Salah satu jalan keluar terhindar dari krisis listrik di tahun 2018, PLN harus menambah pasokan listrik 5.000 Mw setiap tahun.

"Tambahan listrik terutama Jawa dan Bali karena tingginya pertumbuhan ekonomi di kedua pulau itu," ujar Wacik, Selasa (4/3).

Wacik menjelaskan saat ini banyak hambatan yang harus dihadapi pihak pemerintah dan PLN. Masalah terbanyak adalah hambatan lahan, seperti yang 2X1000 MW di Jawa Tengah.

"Lahannya belum bebas, kurang sedikit," ungkap Wacik.

Wacik pun berjanji akan mendorong pasokan listrik sampai 7000 Mw dengan pembangkit listrik menggunakan batubara."Nah ini sedang kita kerjakan termasuk jaringan, jadi kalau pembangkitannya sudah oke, jaringannya terus paralel," papar Wacik. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×