kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Empat tahun lagi pulau Jawa krisis listrik


Rabu, 05 Maret 2014 / 10:00 WIB
Empat tahun lagi pulau Jawa krisis listrik
ILUSTRASI. 20 Quotes Film Marvel Beserta Artinya yang Bisa Menginspirasi Anda. Foto: Doctor Strange.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Seiring dengan terus tumbuhnya pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan konsumsi listrik juga tumbuh pesat. Berdasarkan hasil studi PLN, Pulau Jawa diperkirakan akan mengalami krisis listrik pada tahun 2018 akibat pertumbuhan beban listrik yang terus meningkat dengan pertumbuhan per tahun yang mencapai sekitar sembilan persen.

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik menyatakan, krisis listrik dimungkinkan terjadi jika tingginya pertumbuhan tidak dibarengi dengan tumbuhnya penyediaan atau pasokan. Dalam hal ini semakin banyak gedung akan menambah kebutuhan listrik terutama di pulau Jawa.

“Ekonomi yang membaik, pabriknya makin banyak, mall makin banyak, hotel makin banyak, jumlah penyediaan energi listriknya kurang, itulah yang memunkinkan terjadinya krisis listrik di Pulau Jawa,” ujar Wacik, Selasa (4/3).

Wacik menambahkan saat ini pihak PLN masih lambat dalam melakukan pekerjaannya. Hak ini karena sulitnya pembangunan infrastruktur pembangkit listrik.

Wacik menilai kecepatan PLN membangun satu pembangkit listrik, tidak secepat kebutuhan masyarakat akan listrik saat ini. Hal ini ditambah dengan pesatnya pembangunan gedung-gedung bertingkat yang membutuhkan daya listrik yang besar.

“Kecepatan kita membangun, tidak secepat yang dibutuhkan,” tambah Wacik. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×