kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Jaya Real Property suntik modal Rp 33,74 miliar ke Jakarta Tollroad Development


Kamis, 19 Juli 2018 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. JAYA Property


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) melakukan penambahan modal sebesar Rp 33,74 miliar ke PT Jakarta Tollroad Development, yakni anak usaha perseroan yang sedang membangun enam ruas tol dalam kota Jakarta.

JRPT menyerap 5.143 lembar saham baru seri C Jakarta Tollroad Development dengan harga Rp 6.562.254 per lembar saham. Transaksi tersebut dilakukan pada 13 Juli 2018 lalu.

Arinta Meidi Harsono, Sekretaris Perusahaan JRPT mengatakan, penambahan modal tersebut dilakukan karena setiap tahun Jakarta Tollroad membutuhkan setoran modal untuk menggarap bisnisnya.

Penambahan modal dilakukan JPRT sesuai porsi sahamnnya yaitu 28,85%. "Setelah transaksi porsi kepemilikan JRPT tidak mengalami perubahan," kata Arinta pada Kontan.co.id, Kamis (19/7).

Selain JRPT, pemegang saham Jakarta Tollroad Development adalah PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) yang sebelumnya menggengam saham 25,15%, PT Jaya Kontruksi Manggal Pratama Tbk (JKON) 20,5%, PT Pembangunan Jaya 18,27%, PT Jakarta Propertindo 3,18%, dan investor stratgeis 4,05%.

Setelah penambahan modal tersebut, Arinta mengatakan kepemilikan saham JKON tidak berubah tetapi PJAA mengalami dislusi sehingga kepemilikannya menjadi 22,84%.

Sementara itu, Arinta tidak bisa menyebutkan posisi Jakara Propertido dan Pembangunan Jaya saat ini. Namun, dia memastikan keduanya masih tetap tercatat sebagai pemegang saham.

Adapun, enam ruas tol dalam kota tersebut terdiri dari Semanan-Sunter, Sunter-Pulo Gebang, Duri-Pulo Gebang-Kampung Melayu, Kemayoran-Kampung Melayu.

Selain itu ada pula ruas jalan tol Ulujami-Tanah Abang dan Pasar Minggu-Casablanca. Proyek jalan tol tersebut membutuhkan investasi Rp 40 triliun dimana 30% berasal dari modal dan 70% dari pinjaman.  "Jadi setiap tahun Jakarta Tollroad membutuhakn setoran modal," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×