kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Jika mau jadi operator West Madura, Pertamina harus mampu genjot produksi


Rabu, 20 April 2011 / 20:52 WIB
Jika mau jadi operator West Madura, Pertamina harus mampu genjot produksi
ILUSTRASI. Rupiah diprediksi menguat pada perdagangan Kamis (9/7)


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT Pertamina (Persero) menggenjot produksi West Madura apabila BUMN migas tersebut berniat untuk menjadi operator blok.

Saat ini, pemerintah masih belum memutuskan bagaimana nasib blok West Madura tersebut. “Belum selesai prosesnya, Pertamina harus lebih baik dari sebelumnya,” ujar Dirjen Minyak dan Gas bumi (migas) Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo lewat pesan singkatnya, Rabu (20/4).

Blok West Madura yang saat ini dalam masa perpanjangan kepemilikan sedang menjadi rebutan antara Pertamina dan kontraktor asing. Sekretaris Pimpinan BP Migas, Rudi Rubiandini mengatakan siapapun yang mengelola West Madura harus mampu menaikkan produksinya.

Menurut Rudi, blok yang berlokasi di Jawa Timur tersebut mampu mencapai produksi 30.000 bph. Namun, karena tidak adanya kepastian perpanjangan operator, produksi blok West Madura saat ini hanya sekitar 11.000 bph.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×