kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jokowi minta industri perikanan nasional terus dikembangkan


Kamis, 19 Maret 2020 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memisahkan daging ikan tuna saat proses pengolahan ikan di Industri Pengolahan Ikan Tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta, Senin (28/10/2019). Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat investasi sektor perikanan


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta pengembangan industri perikanan nasional ditingkatkan. Hal itu sebagai tindak lanjut kerja pemberantasan penangkapan ikan ilegal (IUU fishing) selama satu periode sebelumnya.

Hasil kerja tersebut meningkatkan stok perikanan nasional dari 6,5 juta ton menjadi 12,5 juta ton.

Baca Juga: Jokowi minta tes cepat virus corona dilakukan dalam skala besar

"Stok ikan banyak maka industri perikanan nasional kita juga harus semakin meningkat dan berkembang," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Kamis (19/3).

Pengembangan industri itu juga akan meningkatkan produksi dan ekspor perikanan ikan Indonesia. Selain itu, nilai tukar nelayan juga harus naik agar ikut berdampak bagi nelayan.

Baca Juga: Kepolisian sebut WNA peserta ijtima ulama akan dirantina menunggu kepulangan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×