kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jokowi: PD Pasar Jaya jangan mengurusi properti


Selasa, 03 September 2013 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Masak Cumi Bakar Saus Tiram cuma 15 menit (dok/Sahabat Nestle)


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengimbau PD Pasar Jaya untuk fokus mengurus pasar di Jakarta dan jangan konsentrasi ke bisnis properti.

"PD Pasar Jaya jangan urus properti. Urus saja pedagang pasar, kelancaran distribusi komoditas ke pasar, dan juga ikut menjaga harga barang," ujar Jokowi, Selasa (3/9).

Jokowi bilang, permasalahan yang muncul di banyak pasar adalah imbas karena PD Pasar Jaya tidak fokus mengurusi pasar.

Mantan Walikota Solo ini mengatakan, dulu 80% fokus PD Pasar Jaya ke sektor properti. Alhasil, yang menjadi tugas utamanya terbengkalai.

Jokowi berharap, ke depannya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang boleh fokus ke sektor properti hanyalah PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Selain PD Pasar Jaya, ia juga menyoroti PT Pembangunan Jaya Ancol yang juga menggarap properti.  Padahal, lini bisnis utamanya adalah rekreasi.

Menurutnya, bisnis properti memang bagus karena untungnya besar dan kerjanya mudah. Namun, ia menyayangkan jika banyak BUMD yang terjun ke properti namun tak memperhatikan tugas utamanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×