kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Jokowi: PD Pasar Jaya jangan mengurusi properti


Selasa, 03 September 2013 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Masak Cumi Bakar Saus Tiram cuma 15 menit (dok/Sahabat Nestle)


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengimbau PD Pasar Jaya untuk fokus mengurus pasar di Jakarta dan jangan konsentrasi ke bisnis properti.

"PD Pasar Jaya jangan urus properti. Urus saja pedagang pasar, kelancaran distribusi komoditas ke pasar, dan juga ikut menjaga harga barang," ujar Jokowi, Selasa (3/9).

Jokowi bilang, permasalahan yang muncul di banyak pasar adalah imbas karena PD Pasar Jaya tidak fokus mengurusi pasar.

Mantan Walikota Solo ini mengatakan, dulu 80% fokus PD Pasar Jaya ke sektor properti. Alhasil, yang menjadi tugas utamanya terbengkalai.

Jokowi berharap, ke depannya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang boleh fokus ke sektor properti hanyalah PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Selain PD Pasar Jaya, ia juga menyoroti PT Pembangunan Jaya Ancol yang juga menggarap properti.  Padahal, lini bisnis utamanya adalah rekreasi.

Menurutnya, bisnis properti memang bagus karena untungnya besar dan kerjanya mudah. Namun, ia menyayangkan jika banyak BUMD yang terjun ke properti namun tak memperhatikan tugas utamanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×