kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Jonan ingin genjot produksi Blok Cepu


Rabu, 02 Agustus 2017 / 10:57 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah berharap, produksi minyak dalam negeri terus meningkat. Namun pemerintah juga tidak ingin mengeluarkan dana lebih besar lagi untuk berinvestasi dalam kegiatan produksi minyak di Indonesia.

Salah satunya untuk menggenjot produksi dari blok Cepu. Dalam pertemuan dengan Senior Vice President (SVP) Exxon Mobil Corporation Mark W. Albers, di Amerika Serikat pekan lalu, Menteri Energi ESDM Ignasius Jonan berharap, produksi Blok Cepu meningkat hingga 300.000 barel per hari (bph).

Padahal saat ini, produksi Blok Cepu dengan Exxon Mobil sebagai operator sudah mencapai kapasitas maksimal, sebesar 200.000 bph. Agar meningkatkan produksi hingga mencapai 300.000 bph, maka investasi di blok Cepu harus ditingkatkan. "Kalau bisa ditingkatkan banyak tanpa investasi signifikan silakan. Kalau bisa 300.000, ya, 300.000 bph. Tapi kalau harus ditingkatkan lagi investasi hingga 50% dari sekarang, saya enggak mau," jelas Jonan, di kantornya, Selasa (8/1).

Dengan begitu, target produksi Cepu hanya ditargetkan mencapai 200.000 bph tahun ini. Produksi Cepu ini menjadi salah satu andalan dalam memenuhi lifting minyak Indonesia. Hingga Juni 2017, lifting minyak Indonesia baru mencapai 802.000 bph. Sementara target lifting minyak tahun ini sebesar 815.000 bph.

Vice President Public and Goverment Affairs ExxonMobil Indonesia Erwin Maryoto bilang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sudah mengeluarkan izin produksi Banyu Urip dengan kapasitas 220.000 bph. Tetapi pihaknya mengevaluasi produksi sampai 300.000 bph.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×