kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.899   23,00   0,14%
  • IDX 9.047   14,25   0,16%
  • KOMPAS100 1.252   3,95   0,32%
  • LQ45 887   5,04   0,57%
  • ISSI 329   -0,65   -0,20%
  • IDX30 452   2,81   0,63%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 139   0,42   0,30%
  • IDXV30 147   0,53   0,36%
  • IDXQ30 145   1,13   0,79%

Jumlah gerbong kereta mudik mungkin ditambah


Kamis, 09 Mei 2013 / 14:13 WIB
ILUSTRASI. Angka kembar biasa juga disebut sebagai angel number dalam dunia astrologi.


Reporter: Oginawa R Prayogo |

JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih mempertimbangkan untuk menambah perjalanan kereta untuk angkutan lebaran. Perjalanan kereta angkutan lebaran akan ditambah karena 90% tiket mudik dari Jakarta ke tujuan beberapa kota besar di Pulau Jawa sudah ludes terjual.

Sukendar Mulya, Humas PT KAI Daop I mengatakan pihaknya dan jajaran pimpinan PT KAI sedang membahas opsi penambahan rangkaian kereta api untuk angkutan lebaran. "Untuk kereta api tambahan masih dibahas, belum diputuskan," jelasnya saat ditemui di kantornya, Rabu malam (8/5).

Sukendar bilang biasanya kereta api tambahan akan dijual pada H-60 lebaran atau pada awal Juni nanti. Dia bilang rute kereta yang akan ditambah untuk Kereta Argo Bromo Anggrek dan Kertajaya. Kedua kereta tersebut mempunyai rute Jakarta - Surabaya.

Sebagai informasi, sebagian besar tiket kereta api untuk mudik lebaran dari 1 - 6 Agustus 2013 sudah 90% habis dipesan. Dari 6 hari tersebut, tiket untuk 1 Agustus (H-7 lebaran) yang masih banyak tersedia.

Adapun rute kereta yang paling laris dipesan adalah Kereta Kertajaya dengan rute Pasar Senen - Surabaya Turi. Tiket kereta untuk perjalanan dari 29 Juli hingga 6 Agustus sudah habis dipesan.

Sementara tiket mudik yang masih banyak tersedia untuk rute Jakarta - Cirebon, baik itu kereta Argo Jati dan Cirebon Ekspress. Tiket mudik dua kereta tersebut untuk perjalanan 1 Agustus 2013 (H-2 lebaran) masih banyak tersedia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×