kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.526   26,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Juni 2011, Pertamina bakal impor premium 6 juta kl


Kamis, 31 Maret 2011 / 16:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (4/5/2020). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menegaskan bahwa subsidi listrik hanya diberikan kepada masyarakat golongan rumah tangga miskin dan re


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Tak mampu menutupi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari produksi dalam negeri, PT Pertamina (Persero) berniat menaikkan jumlah impor pada Juni 2011.

Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Sutomo, Pertamina merencanakan bakal impor premium sebesar 6 juta kiloliter (kl). "Bulan Juni nanti akan naik karena memang ketika itu musim liburan sehingga konsumsi juga akan berlebih," jelasnya, Kamis (31/3).

Sedangkan untuk kondisi normal saat ini, impor premium Pertamina hanya sekitar 5 juta kl. Sementara itu, untuk impor high speed diesel (HSD) pada bulan ini dan bulan depan masih berada di level 3-4 juta KL.

Impor Pertamina tak mampu dihindari lagi. Sebab, BUMN migas itu masih memiliki keterbatasan kilang. Produksi kilang minyak Pertamina saat ini sudah mencapai kapasitas maksimal. Saat ini, Pertamina baru memiliki 6 kilang dengan kapasitas produksi 1,031 juta barel per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×