kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Juni 2011, Pertamina bakal impor premium 6 juta kl


Kamis, 31 Maret 2011 / 16:53 WIB
Juni 2011, Pertamina bakal impor premium 6 juta kl
ILUSTRASI. Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (4/5/2020). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menegaskan bahwa subsidi listrik hanya diberikan kepada masyarakat golongan rumah tangga miskin dan re


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Tak mampu menutupi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari produksi dalam negeri, PT Pertamina (Persero) berniat menaikkan jumlah impor pada Juni 2011.

Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Sutomo, Pertamina merencanakan bakal impor premium sebesar 6 juta kiloliter (kl). "Bulan Juni nanti akan naik karena memang ketika itu musim liburan sehingga konsumsi juga akan berlebih," jelasnya, Kamis (31/3).

Sedangkan untuk kondisi normal saat ini, impor premium Pertamina hanya sekitar 5 juta kl. Sementara itu, untuk impor high speed diesel (HSD) pada bulan ini dan bulan depan masih berada di level 3-4 juta KL.

Impor Pertamina tak mampu dihindari lagi. Sebab, BUMN migas itu masih memiliki keterbatasan kilang. Produksi kilang minyak Pertamina saat ini sudah mencapai kapasitas maksimal. Saat ini, Pertamina baru memiliki 6 kilang dengan kapasitas produksi 1,031 juta barel per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×