kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kadin usul bentuk kementerian koordinasi maritim


Senin, 11 Agustus 2014 / 16:03 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/2/2023). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan mengusulkan membentuk Kementerian koordinator Maritim di pemerintahan yang akan datang. Tujuannya untuk lebih mengoptimalkan potensi perikanan nasional. 

"Sebagai negara maritim, Indonesia wajib dan perlu membentuk itu. Selama ini kita belum optimal memanfaatkan potensi ekonomi di sektor ini,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Senin (11/8).

Teknisnya, lanjut dia, adalah dengan penggabungan dewan maritim ke Menteri koordinator maritim atau alternatif lainnya adalah adanya Wakil Menteri Kelautan mengingat load Menteri Kelautan dan Perikanan begitu tinggi.

“Kita intinya mendukung adanya Menko Maritim karana pogram utama Jokowi-JK maritim, dan jika tidak ada Menko, sebaiknya Menteri KKP idealnya dibantu dengan wamen untuk mengurus implementasinya. Sementara Dewan Maritim dilebur atau dioptimalkan ke Menko Maritim agar selama 5 tahun pertama maritim benar-benar menjadi prioritas,” ujar Yugi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×