CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

KAI bermimpi jadikan stasiun jadi tempat hang out


Jumat, 26 April 2013 / 19:29 WIB
ILUSTRASI. Harga saham PGAS & ANTM kompak menghijau di sesi pertama bursa Selasa (16/11)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/07/10/2020.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pembenahan fasilitas-fasilitas yang ada di sejumlah stasiun di Jakarta. Perusahaan pelat merah tersebut bercita-cita menjadikan stasiun sebagai tempat orang bertemu, berkumpul, dan hang out.

Dalam usahanya tersebut, PT KAI menawarkan sebagian lahannya untuk disewakan untuk ritel makanan dan restoran. "Di stasiun Gambir sudah ada Starbucks, Hoka-Hoka Bento, Bakso Malang, dan Roti Boy," ujar Sukendar Mulya, Humas PT KAI Daop I kepada KONTAN, Jumat (26/4).

Sukendar menjelaskan dari 69 lapak food court yang ada di Stasiun Gambir, 40 lapak diantaranya sudah disewa. Total luas lahan yang disewa tersebut mencapai 345 meter persegi (m2). Dia bilang itu belum termasuk lapak kios yang disewa.

"Saat ini harga rata-rata sewa lapak di Stasiun Gambir Rp 350.000 per m2. Untuk stasiun Jakarta Kota sudah Rp 200.000 per meter," ujar Sulistyo Wimbo Hardjito, Direktur Komersial PT KAI. Sayang dia enggan menjelaskan pemasukan yang didapat dari penyewaan lapak tersebut.

Wimbo mengakui bahwa pihaknya berkomitmen terus membenahi fasilitas pelayanan yang ada di stasiun dan di atas kereta. Dia menginginkan nantinya stasiun menjadi tempat orang janjian, bertemu dan berkumpul bersama teman-temannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×