kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kapal angkut untuk daging milik Pelni tidak laku


Kamis, 07 Maret 2013 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Aneka rasa Indomie terbaru


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Pelni (Persero) sudah menyiapkan 5 kapalnya untuk mengangkut daging dan makanan beku antar pulau. Namun, kapal tersebut sama sekali belum terpakai. Alhasil, kapal tersebut kini menganggur di salah satu pelabuhan di kawasan timur Indonesia.

"Sejauh ini belum ada yang pakai (kapal kami). Padahal saat ramai kekurangan daging sapi, kami punya kontainer berpendingin (reefer container) yang ada di daerah untuk angkut ke Pulau Jawa," ujarnya kepada wartawan di Gedung Dewan Pers, Kamis (7/3).

Menurut Jussabela, kapasitas kapal Pelni untuk mengangkut daging tersebut bervariasi mulai dari kapasitas 12 kontainer sampai dengan kapasitas 40 berpendingin. "Satu container itu kapasitasnya 15 ton. Jadi kalau yang 40 kontainer kapasitas angkut dagingnya bisa 600 ton,' ujarnya.

Dia juga bilang, saat ini kapal angkut barang yang ada lebih banyak mengangkut ayam beku dan buah-buahan dari Jakarta menuju Ambon dan Jayapura. Sedangkan dari Ambon/Jayapura menuju Jakarta dipakai untuk mengangkut ikan dan udang beku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×