kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kawasan industri bakal menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020


Jumat, 24 Januari 2020 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas kawasan properti Jababeka di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Anna Suci Perwitasari

"Kawasan industri juga tak beda dengan giant shopping mall, karena kawasan industri juga butuh kepastian hukum dengan adanya regulasi, sehingga memberi kenyamanan pada tenant, penghuni perumahan dan daerah komersil," bebernya.

Kawasan industri bisa dikatakan berhasil jika kawasan industri yang memiliki tujuh infrastruktur dasar, yaitu dekat dengan pelabuhan besar (seperti Tanjung Priok untuk mengangkat barang ke kawasan industri atau dari kawasan industri ke pelabuhan), bandara yang sibuk (seperti Soekarno Hatta untuk melengkapi pengangkutan barang maupun manusia dengan cepat), ketersediaan listrik, air yang melimpah, jaringan telekomunikasi, gas yang mencukupi kebutuhan industri, jalan tol yang menghubungkan dengan bandara.

Baca Juga: Pengadaan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus dan kawasan industri memudahkan investor

Dialog yang menghadirkan akademisi atau konsultan bisa menghabiskan project yang visible sekaligus regulasi yang menguntungkan bagi pengusaha dan daerahnya. Tentu, hal ini membutuhkan peran pemerintah provinsi dan pusat untuk menyetujui adanya regulasi yang khusus, karena kemungkinan berlawanan dengan regulasi dari pemerintah pusat.

Jika semua kawasan industri yang ada di Indonesia infrastruktur dasarnya lengkap dan peraturannya menguntungkan pengusaha, investor asing akan berdatangan. "Karena 'gula-gulanya' sudah banyak dan terpencar rata sampai keluar pulau Jawa. Saya yakin kalau cara ini dilakukan, saya optimis bahwa pertumbuhan ekonomi kita tak hanya bisa menyentuh angka 6%, melainkan 7%," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×