kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Kawasan industri Berau jadi lahan sawit


Selasa, 06 Desember 2016 / 21:35 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah Indonesia dan Malaysia melalui lembaga persatuan negara penghasil minyak kelapa sawit atau Council Palm Oil Producing Countries (CPOPC) akan membangun Palm Oil Green Economic Zone (POGEZ) di kawasan industri Berau, Kalimantan Timur. Sebagai negara yang menjadi produsen kelapa sawit terbesar di diunia, Indonesia dan Malaysia berkomitmen akan mendorong pengembangan industri olahan kelapa sawit.

“Selain di Kawasan Industri Dumai, Riau, kami juga menginginkan POGEZ ada di Kalimantan Timur. Nah, Kawasan Industri Berau sudah siap karena didukung dengan ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai,” ungkap Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto dalam siaran siaran pers, Senin (5/12).

Panggah berharap rencana ini dapat meningkatkan nilai tambah produk dan ramah lingkungan. Kawasan Industri Berau yang berdiri di atas lahan seluas 3.400 hektare (ha) ini memiliki pelabuhan, ketersediaan air, listrik, serta industri pulp dan kertas yang sudah beroperasi.

“Diharapkan, produk industri hilir yang dihasilkan dari kawasan tersebut dapat memenuhi standar sustainability yang bersertifikat internasional sehingga menciptakan keuntungan berupa preferensi area pemasaran, premium selling price, hingga fasilitas atau kemudahan tertentu lainnya,” kata Panggah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×