kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.382   80,24   1,27%
  • KOMPAS100 830   6,34   0,77%
  • LQ45 632   4,97   0,79%
  • ISSI 222   5,49   2,53%
  • IDX30 354   2,64   0,75%
  • IDXHIDIV20 430   2,32   0,54%
  • IDX80 95   0,71   0,76%
  • IDXV30 118   1,03   0,88%
  • IDXQ30 112   0,72   0,65%

Memiliki Kekayaan SDA Mineral Mineral, Indonesia Berpotensi Jadi Raja Industri Dunia


Senin, 25 Agustus 2025 / 21:33 WIB
Diperbarui Senin, 25 Agustus 2025 / 21:34 WIB
Memiliki Kekayaan SDA Mineral Mineral, Indonesia Berpotensi Jadi Raja Industri Dunia
ILUSTRASI. Fasilitas pengolahan nikel PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat kekuatan industri global berkat kekayaan sumber daya mineral. 

Dosen Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Imam Santoso menyampaikan,  Indonesia memiliki cadangan mineral mulai dari nikel, bauksit, tembaga, hingga timah yang sangat besar di tingkat dunia.

Dengan cadangan mineral ini, Indonesia mampu membangun industri di dalam negeri yang akan memperkuat kedaulatan ekonomi sekaligus menempatkan Indonesia pada posisi strategis di kancah global.

“Dengan cadangan tembaga, kita bisa jadi raja kabel. Dengan nikel, kita bisa jadi raja mobil listrik. Bahkan raja manufaktur pesawat terbang yang membutuhkan banyak aluminium. Kita harus optimalkan itu,” ujarnya, dalam rilis ke Kontan.co.id, Senin (25/8).  

Baca Juga: MIND ID: Proyek Baterai EV Terintegrasi dengan CATL Beroperasi Penuh di Tahun 2028

Imam menegaskan, pemerintah bersama seluruh perangkat, termasuk melalui BUMN Holding Industri Pertambangan, Mind Id beripaya mengoptimalkan kekayaan mineral strategis Indonesia.

Hilirisasi yang menjadi kunci untuk memastikan cadangan mineral tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah pun telah dijalankan secara konsisten.

Pemerintah melalui Freeport Indonesia telah membangun smelter tembaga terbesar di Gresik yang mampu memproduksi katoda tembaga dalam jumlah besar. Smelter ini memiliki keunggulan model single line yang mendukung efisiensi tinggi dalam operasionalnya.

Indonesia juga memiliki fasilitas pengolahan timah yang fungsinya semakin strategis seiring meningkatnya kebutuhan industri elektronik global. “Di sinilah fungsi Mind Id mengelola cadangan mineral Indonesia dan meningkatkan nilai tambahnya melalui hilirisasi," kata Imam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×