Sumber: Reuters | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. China menjadi salah satu koiblat mobil listrik. Maka, Audi resmi bekerja sama dengan SAIC untuk mengembangkan mobil listrik di bawah merek baru, yang dimiliki kedua perusahaan.
Rencananya, merek baru ini akan meluncurkan empat kendaraan di Tiongkok dalam beberapa tahun mendatang. Dikutip dari Reuters akhir pekan lalu, kedua perusahaan mengembangkan model masa depan Audi yang dibangun di atas platform generasi baru, yakni advanced digitized platform (ADP).
CEO Audi, Gernot Döllner menegaskan, pentingnya kolaborasi ini dalam strategi jangka panjang perusahaan. "Kami siap melangkah ke tahap berikutnya, mendirikan pusat inovasi dan teknologi khusus bekerja sama dengan mitra terpercaya kami, SAIC, untuk mendorong kemajuan di China,” ujar Gernot.
Namun, pabrikan asal Jerman tersebut tetap memproduksi mobil bensin. Di Indonesia, Audi meluncurkan The New Audi S3. Seri ini menghadirkan evolusi terbaru dari lini Audi Sport yang lebih presisi, responsif, dan semakin personal.
Baca Juga: Harga BBM Naik dan Insentif EV Dipangkas, Industri Otomotif Tertekan
Mobilitas yang efisien menjadi salah satu keunggulan utama. Dari sisi performa, mesin 2.0 TFSI dengan tenaga 333 PS Berpadu dengan sistem quattro all-wheel drive menghasilkan akselerasi responsif dengan stabilitas optimal. Akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,7 detik memberikan dorongan yang cepat namun tetap nyaman untuk penggunaan harian.
“The New Audi S3 menonjolkan karakter khas Audi. Kami menghadirkan pengalaman berkendara lebih intuitif sekaligus mempertahankan DNA sporty Audi," kata Edo Januarko Chandra, Chief Operating Officer Audi Indonesia,
The New Audi S3 tersedia di Indonesia dengan harga Rp 1,7 miliar (on the road Jakarta). Dilengkapi layanan purna jual seperti servis hingga 3 tahun atau 90.000 km, garansi 2 tahun tanpa batas kilometer, serta emergency roadside assistance (ERA) 24 jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













