kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Kemdag akan perintah industri alokasikan 20% untuk minyak goreng murah


Rabu, 28 Maret 2018 / 18:49 WIB
ILUSTRASI. Belanja ritel minyak goreng kemasan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan menetapkan aturan alokasi bagi produk minyak goreng kemasan sederhana.

"Dari sisi jumlah akan segera menetapkan semacam kewajiban bagi industri minyak goreng untuk memproduksi minyak goreng kemasan sederhana," ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita saat konferensi pers mengenai harga barang kebutuhan pokok, Rabu (28/3).

Enggar bilang total yang harus diproduksi sebesar 20% dari produksi minyak goreng perusahaan tersebut. Nantinya minyak goreng tersebut dijual dalam kemasan sederhana sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sebelumnya untuk HET minyak goreng kemasan sederhana telah disepakati. HET minyak goreng kemasan 1 liter sebesar Rp 11.000, kemasan setengah liter Rp 6.000, dan minyak goreng curah Rp 10.500 per liter.

Tidak hanya di ritel, minyak goreng tersebut akan dijual di seluruh tempat. "Pasar tradisional dan warung dengan menggunakan distributornya masuk dengan harga yang ditetapkan," terang Enggar.

Enggar meyakinkan produksi minyak goreng mencukupi kebutuhan puasa dan Lebaran. Hal tersebut telah dikonfirmasi kepada Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga yang terdapat di ruangan tersebut.

Harga minyak goreng pun dinilai aman akibat stok yang mencukupi. "Perkembangan harga migor tidak ada gejolak dan stabil," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×