kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.884   -16,00   -0,09%
  • IDX 7.916   -19,65   -0,25%
  • KOMPAS100 1.115   -1,69   -0,15%
  • LQ45 811   -4,28   -0,53%
  • ISSI 278   0,32   0,11%
  • IDX30 424   -2,29   -0,54%
  • IDXHIDIV20 510   -4,57   -0,89%
  • IDX80 125   -0,32   -0,25%
  • IDXV30 138   -1,06   -0,77%
  • IDXQ30 138   -0,93   -0,67%

Kemdag naikkan bea keluar CPO dan kakao Juli 2017


Senin, 03 Juli 2017 / 13:42 WIB
Kemdag naikkan bea keluar CPO dan kakao Juli 2017


Reporter: Handoyo | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) menetapkan harga referensi produk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode Juli 2017 sebesar US$ 726,21 per metrik ton (MT). Harga tersebut naik US$ 2,84 atau 0,4% dari periode Juni 2017, yaitu US$ 723,37 per MT.

Saat ini harga referensi CPO menguat, namun tetap berada pada level di bawah US$ 750. Untuk itu, pemerintah kembali mengenakan BK sebesar US$ 0 per MT untuk periode Juli 2017, kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag Oke Nurwan, pekan lalu.

Sementara itu harga referensi biji kakao pada Juli 2017 juga menguat sebesar US$ 84,47 atau 4,42% dari US$ 1.911,47 per MT menjadi US$ 1.995,94 per MT. Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga menguat US$ 82 atau 5% dari US$ 1.639 per MT pada periode bulan sebelumnya menjadi US$ 1.721 per MT pada Juli 2017.

Penguatan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan menguatnya harga internasional. Penguatan ini tidak mengubah BK biji kakao yang tetap 0%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×