kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.617   64,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemdag terus tinjau kebijakan lelang gula rafinasi


Senin, 25 September 2017 / 20:50 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemdag) Bachrul Chairi mengaku siap melaksanakan rafinasi gula kapan saja. Pasalnya sistem lelang sudah ada, peserta lelang sudah terdaftar, bahkan uji coba sudah diadakan.

Menurut Bachrul, sudah terdapat sekitar 450 peserta yang mendaftar lelang gula rafinasi, dan diperkirakan peserta yang mendaftar akan terus bertambah. Menurutnya, uji coba sistem lelang ini pun sudah dilakukan sejak sebulan yang lalu. Meski begitu, Bachrul pun mengungkap Kemdag masih menunggu arahan kapan lelang gula rafinasi ini akan dimulai.

"Saya masih konsultasi dulu, menunggu arahan lebih lanjut kapan dimulai. Kalau siap sudah, tetapu kami diminta meminta masukan lebih banyak dari semua pihak terkait untuk memperdalam apa saja yang bisa kita adopsi. Makin banyak kita dengar, makin banyak dapat masukan, semakin baik untuk diakomodir," tutur Bachrul, Senin (25/9).

Bachrul pun membenarkan bahwa Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meminta Kemdag untuk melakukan peninjauan kembali. Dia bilang Menko Perekonomian meminta Kemdag menanti hingga Peraturan Presiden yang mengatur tentang penataan, pembinaan, dan pengembangan Pasar Lelang Komoditas dikeluarkan.

"Kami diminta Menko Perekonomian untuk mendengar lebih banyak lagi masukan-masukan sampai Perpres tentang penataan, pembinaan, dan pengembangan Pasar Lelang Komoditas dikeluarkan. Dan sosialialisasinya harus dilakukan lebih luas lagi," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×