kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemendag masih menghitung HPP kedelai


Jumat, 31 Agustus 2012 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Presiden Prancis Emmanuel Macron terlihat di tempat pemungutan suara selama putaran pertama pemilihan regional dan departemen Prancis, di Le Touquet-Paris-Plage, Prancis 20 Juni 2021.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah menyetujui adanya harga patokan petani (HPP). Namun saat ini, Kemendag masih melakukan kajian terhadap formula penentuan harga patokan petani (HPP) untuk hasil panen kedelai.

Sebelumnya, usulan adanya HPP kedelai tersebut dilakukan untuk merangsang petani mau menanam kedelai. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan, adanya HHP kedelai akan merangsang petani untuk produksi.

“Adanya HHP kedelai itu sama dengan memberikan insentif kepada petani," jelas Gita di Jakarta, Jumat (31/8).

Meski enggan menyebutkan besaran HPP kedelai itu, namun Gita berharap harga HPP itu bisa tinggi. Dengan harga pembelian yang cukup tinggi, diharapkan petani berbondong-bondong menanam kedelai.

Jika produksi kedelai di dalam negeri naik, maka akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×