kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.889   19,00   0,11%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Kemendag tetapkan BK CPO turun 9%


Kamis, 28 Agustus 2014 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Moms, Ini Rekomendasi Makanan Pendamping ASI Terbaik untuk Bayi 6 Bulan Pertama


Reporter: Handoyo | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) tetapkan Bea Keluar (BK) minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk bulan September 2014 sebesar 9% atau turun dibandingkan bulan Agustus sebesar 10,5%. Sementara itu, Harga Patokan Ekspor (HPE) bulan September juga turun dari US$ 794 per metrik ton (MT) menjadi US$ 739 per MT.

Sebelumnya, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) juga memperkirakan turunnya BK tersebut lantaran tren harga CPO yang menurun. Catatan saja, harga rata-rata minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Rotterdam pada Juli 2014 bergerak di kisaran US$ 817 per MT–US$ 872 per MT dengan harga rata-rata US$ 843 per MT. Harga rata-rata ini turun sekitar 1,5% dibandingkan dengan harga rata-rata bulan Juni US$ 856 per metrik ton

Untuk biji kakao, pada September mendatang BK yang ditetapkan tidak ada perubahan yakni sebesar 10%. HPE biji kakao mengalami kenaikan dari US$ 2.789 per MT menjadi US$ 2.894 per MT.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×