kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kementan klaim pasokan daging sapi dan kerbau aman


Jumat, 22 Januari 2021 / 13:46 WIB
ILUSTRASI. Suasana kios penjualan daging sapi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Selasa (20/1/2021). (KONTAN/Fransiskus Simbolon)  


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

Dia mengatakan, akan ada penambahan di Februari 202, dimana rencananya pengapalan sapi dari sumber negara lain yaitu Meksiko untuk menambah stok sapi bakalan di Indonesia akan dimulai.

Nasrullah pun mengatakan terkait dengan persoalan daging sapi/kerbau, merupakan kewenangan dari Kementerian Perdagangan. Namun, dari informasi yang diterimanya, Kemendag sudah melakukan komunikasi dengan para feedloter.

Baca Juga: Tanam jagung seluas 108 Ha, Petrokimia Gresik luncurkan Program Agro Solution

Sebelumnya, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Didi Sumedi mengatakan tingginya harga daging sapi saat ini disebabkan oleh tingginya harga daging sapi bakalan dari Australia. Dia pun menyebut Australia tengah melaksanakan program regenerasi populasi sapi.

“Sebenarnya Australia  ini memang dalam rangka repopulasi, dalam rangka program regenerasi populasi sapinya. Sehingga mereka memang agak menahan untuk penjualan ekspornya tetapi tetap dilakukan,” kata Didi.

Selanjutnya: Percepat pembangunan hortikultura, Kementan jalankan program Gedor Horti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×