kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kementerian BUMN dorong PTPN VII melantai di bursa


Kamis, 02 Oktober 2014 / 14:41 WIB
Kementerian BUMN dorong PTPN VII melantai di bursa
ILUSTRASI. Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Imunisasi


Reporter: Mona Tobing | Editor: Uji Agung Santosa

SURABAYA. Setelah terbentuknya Holding Perkebunan dan Holding Kehutanan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong agar satu dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) bisa segera melantai di bursa.

Ditargetkan penjualan saham perdana (IPO) bisa terwujud paling cepat pada 2015 mendatang. Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pilihan IPO dapat dilakukan oleh salah satu PTPN diluar PTPN III. Alasannya, PTPN III yang menjadi operation holding atau induk usaha biar fokus untuk membenahi anak usaha.

"Paling memungkinkan PTPN VII yang siap untuk IPO. Kebutuhannya mendesak untuk PTPN VII untuk IPO sebab hutang mereka cukup besar. Daripada mereka pusing bayar hutang sebaiknya diganti dengan dana dari masyarakat," ujar Dahlan, Kamis (2/10).

Menurut Dahlan meskipun PTPN VII memiliki hutang besar namun perusahaan terbilang sehat. Sebab hutang senilai Rp 5 triliun digunakan untuk ekspansi dengan menanam sawit. Menjadi perusahaan terbuka akan mendorong Holding Perkebunan bisa menyamai bisnis perkebunan swasta.

Bidang usaha PTPN VII saat ini bergerak di komoditas karet kelapa sawit teh dan tebu. Unit kerja berada di Bengkulu, Muar Enim, Banyuasin, Bungamayang, Way Sekampung. Saat ini luas areal kebun pada tahun 2012 seluas 90.674 ha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×