kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Kementerian ESDM Dorong Adaptasi Industri Batubara untuk Transisi Energi


Jumat, 09 Agustus 2024 / 09:13 WIB
Kementerian ESDM Dorong Adaptasi Industri Batubara untuk Transisi Energi
ILUSTRASI. Foto udara alat berat memuat batubara di tempat penampungan tepi Sungai Batanghari, Muaro Jambi, Jambi, Kamis (20/6/2024). Kementerian ESDM Dorong Adaptasi Industri Batubara untuk Transisi Energi


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong adaptasi industri batubara untuk transisi energi. Pasalnya, batubara memainkan peran vital dalam memastikan ketersediaan energi nasional.

Sebagai sumber energi fosil yang dominan, batubara telah menjadi tulang punggung dalam bauran energi nasional, mendukung berbagai sektor industri dan rumah tangga di seluruh Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Rita Susilawati mengatakan, batubara masih menjadi andalan energi, karena itu pandangan pemerintah di masa depan, strategi energi juga harus terus berkembang.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Astra International (ASII) di Tengah Koreksi Kinerja

"Kami berkomitmen untuk memastikan keamanan energi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menjaga kelestarian lingkungan," kata Rita dalam keterangan resmi, Kamis (8/8).

Rita mengungkap bahwa cadangan batubara di Pulau Sumatra mencakup sekitar sepertiga dari cadangan batubara nasional.

Pulau Sumatra merupakan salah satu daerah penghasil batubara utama di Indonesia dengan cadangan mencapai sekitar 11.866,66 juta ton atau sekitar 37,34% dari total cadangan batubara Indonesia," jelas Rita.

Namun demikian, Rita menekankan bahwa industri batubara di Pulau Sumatra harus beradaptasi agar sejalan dengan tujuan nasional dalam transisi menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Prospek Harga Energi Masih Berada Dalam Bayang-Bayang Tekanan

Pada tahun 2025, pemerintah bertujuan untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi setidaknya sebesar 23%. Hal ini dapat dicapai dengan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, termasuk batubara.

Lebih lanjut, Rita menegaskan bahwa Pemerintah melalui Kementerian ESDM siap mendukung industri batubara dan seluruh pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×