kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kementerian Perdagangan diminta untuk mengatur impor gandum


Rabu, 21 Februari 2018 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. Pabrik PT Bungasari Flour Mills


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) diminta mengatur impor gandum. Menyusul adanya kecenderungan meningkatkan laju impor.

"Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) saya diminta untuk mengatur kembali mengenai impor gandum," ujar Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, Rabu (21/2).

Sebelumnya Enggar bilang telah terjadi pergeseran impor akibat larangan impor jagung untuk pakan ternak. Naiknya impor gandum diperkirakan pergeseran bahan baku pakan ternak tersebut.

Meskipun Enggar bilang kode Harmonized System (HS) gandum untuk pakan berbeda. Oleh karena itu Enggar mencurigai adanya pengaturan kode HS.

Sebelumnya Departemen Agraria Amerika Serikat (USDA) memprediksi impor gandum Indonesia akan meningkat. USDA memperkirakan impor gandum Indonesia untuk periode Juli 2017 hingga Juni 2018 mencapai 12,5 juta ton.

Angka tersebut akan membuat Indonesia menjadi negara importir gandum terbesar di dunia. Indonesia akan mengungguli Mesir yang sebelumnya menjadi importir gandum terbesar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×