kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Kenaikan tarif batas bawah menjadi 35% tidak berdampak signifikan bagi Citilink


Minggu, 09 September 2018 / 18:14 WIB
ILUSTRASI. Flight Wifi Maskapai Citilink


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemhub) berencana menaikkan tarif batas bawah (TBB) industri penerbangan dari awalnya 30% dari tarif batas atas (TBA) menjadi 35% dari TBA. Rencana itu menyusul usulan dari Indonesia National Air Carriers Association (INACA) yang meminta agar TBB dinaikkan menjadi 40% dari TBA.

Bagi maskapai penerbangan low cost carrier (LCC) Citilink Indonesia, yang memang bermain di tarif batas bawah, kenaikan TBB itu justru disyukuri. Hal itu karena industri penerbangan menghadapi tekanan pelemahan rupiah dan kenaikan harga bahan bakar avtur. “Ada efeknya bagus (jika TBB dinaikkan),” kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, Jumat (7/9).

Kendati berdampak positif, kata Juliandra, kenaikan dampak kenaikan TBB menjadi 35% diperkirakan efeknya tidak terlalu signifikan bagi Citilink. “Tapi kita berterima kasih kalau itu disetujui,” tambah Juliandra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×