kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kenaikan TDL Gebuk Industri Terigu Berskala Kecil


Selasa, 20 Juli 2010 / 09:02 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) bakal memukul industri tepung terigu terutama yang berskala kecil. Sebab, kenaikan TDL untuk industri kecil lebih besar ketimbang industri skala besar.

Ketua Umum Asoasiasi Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Ratna Sari Lopies mengatakan, dari 14 produsen tepung nasional, sebanyak 13 perusahaan adalah perusahaan kecil dan menengah. "Industri tepung skala kecil ini mengalami kenaikan TDL sebesar 30% - 40%," kata Ratna di sela-sela Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (19/7).

Sementara itu, industri tepung besar yang ada di Indonesia yaitu Bogasari hanya terkena imbas kenaikan TDL sebesar 15%. "Dengan kenaikan TDL ini Bogasari jadi lebih efisien dari industri tepung lainnya," katanya. Karenanya, Ratna mengatakana Aptindo mendesak pemerintah untuk merevisi kembali kebijakan kenaikan TDL ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×