kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Kenaikan TDL juga ditanggung sektor perdagangan


Selasa, 18 September 2012 / 19:04 WIB
Kenaikan TDL juga ditanggung sektor perdagangan
ILUSTRASI. Harga batubara tinggi, kinerja ADRO positif. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/04/02/2019.


Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Pemerintah mengakui kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% tahun 2013 bakal membebani pelaku usaha. Meski demikian, kenaikan ini tidak dapat dihindari.

"Para pengusaha sudah mengerti atas beban subsidi energi untuk tahun 2013," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat, Selasa (18/9).

Ia berharap kenaikan TDL tahun mendatang tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap sektor industri semata. Saat ini pihaknya tengah merancang beban subsidi yang besar tersebut tidak semata-mata ditanggung sektor industri semata, tetapi sektor lainnya.

"Kami sedang mengusulkan skema kenaikan tidak hanya dibebankan untuk sektor industri saja tetapi perdagangan seperti hotel dan mal-mal," jelasnya.

Menteri ESDM Jero Wacik menyampaikan semangatnya untuk terus mengurangi subsidi energi. Pasalnya langkah upaya untuk mengurangi beban subsidi melalui penghematan tidak membuahkan hasil maksimal.

"Penghematan kurang efektif, bagaimana caranya jungkir balik dapatnya cuma sedikit," jelasnya.

Sebagai informasi, langkah pemerintah untuk menaikkan TDL sebesar 15% tahun 2013 mendapatkan persetujuan dari DPR. Kenaikan ini tidak berlaku untuk kelompok pengguna daya 450 VA dan 900 VA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×