kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kenaikan TDL turun dari 15% jadi 5,4%


Kamis, 23 September 2010 / 16:38 WIB
Kenaikan TDL turun dari 15% jadi 5,4%


Reporter: Femi Adi Soempeno, Adi Wikanto |


JAKARTA. Pemerintah mengurangi besaran kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang akan diberlakukan pada bulan Januari 2010 mendatang menjadi 5,4% dari sebelumnya yang dipatok 15%. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Darwin Saleh, Kamis (23/9), seperti dikutip dari Bloomberg.

Pemerintah memang ngotot mengerek TDL lantaran subsidi listrik dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2011 hanya Rp 36,44 triliun dan Rp 4,58 triliun untuk menutupi utang subsidi listrik 2009. Sementara itu, total biaya listrik 2011 mencapai Rp 149,9 triliun.

Nah, dengan subsidi yang terbatas, mau tidak mau, pemerintah terpaksa menaikkan tarif setrum dari Rp 705 per kilo watt (kWh) menjadi Rp 838 per kWh.

Bila tidak naik, subsidi listrik bakal membengkak. "Tanpa kenaikan, PLN butuh subsidi listrik Rp 49,14 triliun," terang Lulu Sumiarso, Direktur Jenderal Energi Baru Kementerian ESDM saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (21/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×