kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Kerap diekspor, pasokan molasses di dalam negeri seret


Kamis, 21 April 2011 / 18:53 WIB
Kerap diekspor, pasokan molasses di dalam negeri seret
ILUSTRASI. Tik Tok logos are seen on smartphones in front of a displayed ByteDance logo in this illustration taken November 27, 2019. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Industri pengguna bahan baku molasses atau kandungan gula kristal hasil fermentasi dari tetesan tebu ini kerap kekurangan pasokan. Lantaran, selama ini hasil produksi molasses lebih banyak dikirim untuk ekspor.

Terang saja banyak pihak yang lebih tergiur mengekspor daripada dijual di dalam negeri, sebab harga jual molasses di luar negeri lebih tinggi dibanding di dalam negeri. Harga molasses di luar negeri saat ini mencapai US$ 1.400 per ton, sedangkan di dalam negeri hanya Rp 1.100 per ton.

Manajer Proyek PTPN X Nur Iswanto mengatakan, dari rata-rata produksi molasses sekitar 1,4 juta ton per tahun, sekitar 400 ton molasses diekspor ke luar negeri, salah satunya Jepang. Sementara, kebutuhan di dalam negeri sebesar 1,2 juta ton per tahun. Artinya, pasokan di dalam negeri jadi defisit sekitar 200 ton per tahun.

Padahal, permintaan molasses di dalam negeri tidak sedikit. Molasses yang menjadi bahan baku pembuatan ethanol maupun Mono Sodium Glutamat (MSG) atau penyedap rasa ini sebanyak 60% diserap oleh industri dalam negeri yang banyak memakai MSG sebagai bahan pembuat makanan. Sementara sisanya 40% digunakan untuk pabrik penghasil ethanol.

"Salah satu industri di dalam negeri yang menggunakan bahan baku molasses ini adalah pabrik yang memproduksi penyedap rasa Ajinomoto," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×