kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kerjasama dengan Kimia Farma, Kalbe Farma (KLBF) Tidak Keluarkan Investasi Khusus


Sabtu, 02 September 2023 / 08:50 WIB
Kerjasama dengan Kimia Farma, Kalbe Farma (KLBF) Tidak Keluarkan Investasi Khusus


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Vidjongtius menuturkan pihaknya tidak mengeluarkan investasi khusus dalam sinergi bersama PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

"Investasi dalam kerjasama ini tidak ada, barang sudah ada. Jadi ini lebih kepada optimalisasi dari ekosistem yang dimiliki oleh kami dan Kimia Farma, berikut dengan jaringan apotiknya serta kami dengan layanan Klik Dokter," ujarnya kepada media saat ditemui pada acara penandatangan nota kesepahaman Kimia Farma Tbk (KAEF) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di Jakarta, Jumat (1/9).

Sebagai informasi, kedua kompetitor yang sudah bersinergi ini menyatakan untuk saling bersinergi dan berkolaborasi dalam memberikan layanan kesehatan yang baik bagi masyarakat Indonesia. 

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan KLBF, KAEF Incar Peningkatan Penjualan Tembus 15%

Lebih lanjut, Vidjongtius mengatakan ke depannya pasti akan ada peningkatan penjualan produknya. Namun demikian pihaknya mengakui belum mendapatkan angka pastinya. 

"Proyeksi atau target peningkatan penjualan pasca sinergi ini, angkanya belum dapat karena perlu diidentifikasi dulu. Misalnya berapa jenis item yang ada, dan lainnya. Namun, dampak positifnya pasti ada," papar dia.

Melalui kerjasama bersama emiten pelat merah ini, KLBF fokus untuk mendekatkan dan memperluas akses produknya melalui 1.247 jaringan outlet yang dimiliki oleh KAEF. 

Dia menambahkan, pihaknya memiliki beragam macam produk kesehatan, mulai dari obat resep, obat bebas, vitamin hingga suplemen. 

"Dengan masuknya ke ekosistem ini, maka ini menjadi win-win solution bagi kami. Dengan ekosistem dari Kimia Farma, ditambah dengan produk dari Kalbe, kami memberikan pelayanan yang lebih besar, luas dan menjangkau seluruh masyarakat," paparnya.

Sementara itu, menengok pada kinerja semester I 2023 Kalbe Farma mencatat kenaikan penjualan tetapi laba susut hingga Juni 2023.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), KLBE mencatat penjualan Rp 15,17 triliun pada semester I 2023. Penjualan Kalbe Farma naik 9,4% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 13,87 triliun.

Baca Juga: Ekspansi Jalan Terus, KLBF Berupaya Dorong Peningkatan TKDN

Lalu, KLBE membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,52 triliun pada semester I 2023. Laba tersebut susut 6,5% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,63 triliun.

KLBE mencatat total ekuitas turun menjadi Rp 21,77 triliun pada semester I 2023 dari Desember 2022 sebesar Rp 22,09 triliun. Total liabilitas perseroan naik menjadi Rp 5,64 triliun pada 30 Juni 2023 dari Desember 2022 sebesar Rp 5,14 triliun.

Aset perseroan naik menjadi Rp 27,41 triliun pada semester I 2023 dari Desember 2022 sebesar Rp 27,24 triliun. Kalbe Farma kantongi kas dan setara kas sebesar Rp 2,74 triliun pada semester I 2023 dari Desember 2022 sebesar Rp 3,94 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×