kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 5.985   101,45   1,72%
  • KOMPAS100 779   15,05   1,97%
  • LQ45 589   10,74   1,86%
  • ISSI 207   4,02   1,97%
  • IDX30 333   6,16   1,88%
  • IDXHIDIV20 409   7,10   1,77%
  • IDX80 88   1,69   1,95%
  • IDXV30 111   2,40   2,20%
  • IDXQ30 107   1,96   1,87%

Kilang Masela harus dibangun di dua Maluku


Jumat, 25 Maret 2016 / 14:39 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Maluku. Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Barnabas Orno, meminta pemerintah pusat dan kontraktor Ipex Coorporation agar dapat menentukan lokasi pembangunan kilang gas blok Masela secara arif dan bijaksana.

Permintaan ini disampaikan Barnabas menyusul adanya tarik-ulur antara Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat, yang sama-sama mengklaim ladang gas itu berada di wilayahnya masing-masing.

"Saya minta penempatan lokasi ini harus dilakukan secara arif. Pak Menteri, Pak SKK Migas, Pak Gubernur harus arif dan pihak kontraktor agar berlaku arif soal ini," ucap Barnabas, Jumat (25/3/2016).

Dia mengungkapkan, setelah diputuskan kilang Masela berada di darat oleh Presiden Joko Widodo, yang menjadi persoalan baru saat ini adalah lokasi pembangunan kilang.

Perdebatan itu adalah, apakah kilang berada di Pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya atau di Pulau Tiakur Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

"Tapi saya mau sampaikan bahwa kami tidak akan tamak. Kami minta ini disikapi dengan arif," ujar Barnabas.

Dia mengaku ladang gas blok Masela memang berada di antara Pulau Babar dan Pulau Selaru. Hal itu akan menyebabkan terjadinya tarik-menarik antara kedua kabupaten.

Namun, Barnabas berharap agar masalah tersebut dapat disikapi dengan arif.

"Sekali lagi saya tidak mau tamak. Jadi ada baiknya pembangunan jangan di Pulau Selaru saja atau di Pulau Babar saja," tutur Barnabas.

"Kalau bisa, di Pulau Babar dibuat apa dan di Pulau Selaru dibuat apa. Karena sudah pasti kalau di darat hanya dua pulau ini yang dekat," ungkapnya.

(Rahmat Rahman Patty)
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×